|
Wempi merasa kasihan buat teman-teman yang selalu "berserah diri kepada Allah" Jodoh, Rejeki dan Kematian adalah rahasia Allah, begitu ucapnya. Ada juga yang memberikan pembenaran-pembenaran terhadap pernyataan tersebut.
Sungguh wempi merasa kasihan... Ini wempi tulis mungkin ada juga kaitannya dengan postingan Ahmadiyah Indonesia Bandel dengan beberapa komentator wempi perang pemikiran yang lumayan alot, hehehe. ada yang menyatakan "sesat ato tidak sesatnya seseorang itu adalah hak Allah" Wempi berseloroh dengan seorang lajang (wanita) yang sudah berkepala tiga, kenapa masih blon kawinan juga mbak? si mbak bilang, mungkin blon waktunya, jodoh itu kan ditangan Allah dan merupakan rahasia Allah, kita kan tidak tau kapan bertemunya dan siapa jodoh kita tersebut. Wempi cuma bergumam, hm... kasihan juga jodoh mbak, jodoh memang ditangan Allah mbak, tapi jika mbak gak mau mengambilnya dari tangan Allah kemungkinan jodoh mbak itu bakal selamanya ditangan Allah, padahal... mungkin saja sekarang jodoh mbak itu sudah berusaha banget mencari mbak, bahkan dia mungkin juga sudah mengiklankan diri di biro jodoh baik koran maupun internet. Sedangkan mbak pagi-pagi ke kantor kerja, sore nya pulang ke rumah, begituuuuu terus.... entah kapan bersuanya? Rejeki pun demikian, ada yang bilang "Kalo rejeki tidak akan kemana" kalo gak berusaha ya gak bakal datang dong, emangnya turun dari langit, huehuehue. Ada juga mengeluh sehari cuma cukup buat makan, walau bagaimanapun usahanya. Allah bisa saja kasihan dengan menambah jalan rejekinya tapi Allah bisa juga tersinggung dengan keluhannya kemudian mengurangi pintu rejeki yang sudah diberikan. Apalagi kematian, enak saja ngomong kematian itu sudah ditentukan tapi gaya hidupnya itu lho... nyebelin, kalo pingin mati sekarang bisa kok, gampangnya bunuh diri aja... tul gak? Memang benar ketiga hal di atas merupakan rahasia Allah, menurut wempi sih walaupun demikian, kita lah yang menentukan arah, jalan dan tujuan hidup kita... Jika kita sudah menentukan arah dan tujuan hidup en sudah usaha juga do'a tuk mencapainya, tapi tetap saja tidak sesuai dengan keinginan, barulah ini namanya takdir, eits... walaupun takdir, jangan berserah diri terus, tetap berusaha karena bakal menjadi tabungan kita nanti di akhirat. Rasulullah pernah juga menegur seseorang yang membiarkan begitu saja untanya, diserahkan sepenuhnya kepada Allah, Rasulullah tersenyum dengan berserah diri yang kebablasan ini, ikat dulu untamu barulah engkau serahkan kepada Allah.
|
Comments
tetep berusaha yang pastinya disembari doa
kematian bisa ditentukan, mo mati lama jaga kesehatan, mo mati sekarang bunuh diri.
Rezeki juga bisa ditentukan, mo kaya mo miskin tergantung usaha.
jika diizinkan Allah swt, semua hal diatas bisa terjadi, kecuali emang sudah takdir ditetapkan sewaktu roh ditiupkan ke jasad kita
ini juga pendapat saya. hehehe
Nah soal rezeki, kalo gak dicari ya gak bakalan dapet. Tergantung gimana orang tersebut maksimalin apa yang seharusnya didapat sama dia.
Tapi yang namanya usaha tetep wajib dilakuin, coz kita gak pernah tau apa keinginan "Dia" buat kita.
Ni pendapat saya aja wemp
RSS feed for comments to this post